Champions League: Prediksi Arsenal vs Sporting Lisbon, 8 April 2026
Arsenal vs Sporting Lisbon
Setelah dua kali kehilangan kans memenangkan gelar, Arsenal kali ini masih harus menjaga asa untuk bisa meraih Champions League musim ini. Pada tengah pekan ini, Arsenal akan menghadapi Sporting Lisbon di leg pertama perempat final.
Arsenal sejatinya bermain dengan agresif di laga tersebut meskipun tampil dengan rotasi di awal pertandingan. Namun sialnya mereka malah kebobolan lebih dulu melalui gol Stewart pada menit ke-35’. Gol dari pemain Skotlandia tersebut berhasil membuat Southampton unggul di babak pertama.
Namun alih-alih mencetak gol, mereka malah kebobolan di lima menit pertandingan sebelum pertandingan usai. Southampton melakukan serangan balik cepat yang diinisiasi Fellows dan berakhir dengan tendangan Shea Charles yang menjebol gawang Kepa.
Arsenal pun akhirnya menelan kekalahan oleh Southampton yang membuat mereka tereliminasi dari ajang FA Cup. dengan kalahnya Arsenal, mimpi mereka untuk meraih treble winners pun akhirnya pupus. Namun, perjuangan mereka diharapkan tidak akan padam karena tengah pekan nanti akan kembali berlaga di Champions League.
Namun Sporting Lisbon berhasil menyamakan kedudukan melalui gol tendangan penalti Pedro Goncalves pada menit ke-22’. Pada menit ke-39’ Sporting kembali mencetak gol untuk membalikan keadaan melalui gol Braganca pada menit ke-39’. Tak berhenti sampai disana, Sporting kembali mencetak gol tiga menit berselang.
Trincao berhasil mencetak gol yang membuat Sporting menutup babak pertama dengan skor 3-1. Pada babak kedua, Santa Clara berhasil mencetak gol pada menit ke-89’ melalui gol Paciencia, namun Sporting kembali mencetak gol pada masa injury time melalui gol Rafael Nel.
Kondisi masing-masing tim
Dua kali kehilangan gelar, Arsenal tak mau terpeleset di Champions League dan siap raih kemenangan atas Sporting
Arsenal diyakini akan kembali bermain dengan komposisi pemain terbaik dari awal laga. Saliba dan Magalhaes mungkin akan kembali diandalkan di lini belakang dengan Hincapie di sisi kiri dan White di sisi kanan pertahanan untuk menggantikan Timber yang mengalami cedera.
Rice akan kembali bermain di lini tengah bersama Zubimendi dan posisi nomor 10 akan kembali diisi oleh Eze. Gyokeres diyakini akan kembali mengisi posisi nomor sembilan dengan Saka dan Trossard akan mengisi sisi sayap kiri dan kanan serangan.
Sementara itu, Sporting Lisbon akan bermain dengan Luis Suarez di lini depan dan ditopang oleh Trincao di posisi nomor 10. Catamo akan mengisi sisi kiri serangan dengan Pedro Goncalves di sisi kanan, lalu Hjulmand dan Morita akan berjibaku di lini tengah.
Mereka yang Menjadi Kandidat Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia tinggal menghitung bulan, dengan beberapa liga-liga Eropa yang akan berakhir pesta sepak bola dunia empat tahunan sekali akan bergulir pada bulan Juni nanti. Negara-negara kuat siap bertarung, lantas siapakah yang akan menjadi juara Piala Dunia 2026?
Messi meski di usia senja masih menjadi andalan di Argentina, bukan hanya di lapangan sosoknya sangat disegani para pemain lainnya di skuad tim Tango apalagi mereka yang akan baru menghadapi turnamen besar. Bahkan sang pelatih Scaloni menyatakan sangat membutuhkan Messi dalam skuadnya.
Di pertandingan terakhir di laga persahabatan melawan Zambia, Messi bahkan tetap bermain dari awal bersama Julian Alvarez di lini depan. Pertandingan tersebut juga menjadi pertandingan terakhir untuk Otamendi dan Messi di tanah Argentina yang katanya akan memutuskan pensiun dari timnas usai Piala Dunia 2026.
Argentina sendiri tergabung dalam grup J bersama Algeria, Austria dan Yordania. Di pertandingan perdana, tim Tango akan berhadapan dengan Algeria pada 17 Juni mendatang lalu enam hari kemudian akan menghadapi Austria dan di pertandingan pamungkas di babak grup akan menghadapi Yordania.
Portugal
Dengan Ronaldo, Portugal masih diperhitungkan dan siap raih juara di Piala Dunia 2026
Portugal masih akan diperhitungkan sebagai kandidat juara Piala Dunia 2026 apalagi masih ada Cristiano Ronaldo dalam skuadnya. Ronaldo diyakini akan tetap berambisi meraih trofi Piala Dunia untuk melengkapi trofi untuk karirnya yang akan menjadi sangat sempurna.
Meski sudah berusia 41 tahun, Ronaldo diyakini akan tetap memimpin Portugal pada bulan Juni mendatang. Bahkan Ronaldo mungkin akan menjadi pemain utama setelah memang tidak ada lagi pemain nomor sembilan Portugal yang menjanjikan pada saat ini.
Yang menjadi mewah dari Portugal adalah lini tengah mereka, Portugal memiliki nama-nama seperti Vitinha, Joao Neves, Bernardo Silva dan Bruno Fernandes. Dengan komposisi pemain tengah tersebut, Portugal akan sangat dinantikan kiprahnya di Piala Dunia 2026.
Portugal akan bergabung di grup K bersama DR Congo, Uzbekistan dan Kolombia. Mereka akan mengawali kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi DR Congo pada 18 Juni mendatang lalu enam hari kemudian melawan Uzbekistan dan menghadapi Kolombia di pertandingan terakhir fase grup.
Prancis
Finalis Piala Dunia 2026 tersebut akan sangat diperhitungkan dalam Piala Dunia 2026 terlebih karena komposisi skuad mereka yang sangat mewah. Kompetisi empat tahunan tersebut juga akan menjadi turnamen terakhir untuk sang pelatih Didier Deschamps yang sudah mempersembahkan trofi Piala Dunia dan Piala Eropa.
Lebih dari itu di lini tengah mereka juga mempunyai nama-nama seperti Tchoameni, Thuram, Camavinga, Rabiot bahkan nama gaek seperti Kante. Pun di lini belakang mereka masih mempunyai Konate, Upamecano, Saliba dan Hernandez bersaudara.
Dengan kemewahan skuad tersebut, Deschamps hanya perlu membuat tim Prancis padu saja dengan tidak terjadi isu perpecahan yang mungkin membuat mereka hancur. Dengan pengalaman Juara Piala Dunia 2018 dan finalis di Piala Dunia sebelumnya, Deschamps mungkin akan menutup karirnya di timnas Prancis dengan manis.
Prancis tergabung di grup I bersama, Senegal, Irak dan Norwegia. Tim ayam jantan tersebut akan mengawali kiprahnya di Piala Dunia 2026 melawan Senegal pada 17 Juni mendatang, enam hari mendatang mereka akan menghadapi perwakilan Asia yakni Irak.
Dan di pertandingan terakhir fase grup Prancis akan menghadapi Norwegia. Pertandingan tersebut diyakini akan berlangsung sangat seru dengan pertemuan Haaland dan Mbappe yang menjadi dua pemain depan paling tajam saat ini di dunia.
Inter Milan Melaju ke Final Coppa Italia Musim Ini
Inter 3-2 Como
Inter berhasil melaju ke final Coppa Italia musim ini setelah mengalahkan Como di leg kedua semifinal pada Rabu (22/4) dini hari WIB. Dalam pertandingan tersebut Inter tertinggal dua gol sebelum akhirnya mampu membalikan keadaan dengan mencetak tiga gol balasan.
Sementara itu, Como kembali memainkan Douvikas di lini depan dengan ditopang oleh Baturina dan Nico Paz yang bermain di dua posisi nomor 10. Perrone dan Da Cunha menjadi andalan di lini tengah dengan Alex Valle dan Van der Brempt yang bermain di sisi kiri dan kanan.
Como berhasil membuka keunggulan pada menit ke-32’ Van der Brempt yang merangsek ke dalam kotak penalti Inter melepaskan umpan tarik yang berhasil dituntaskan oleh Baturina dengan tendangannya. Como pun berhasil merubah papan skor menjadi 0-1.
Tertinggal dua gol, Inter tidak menyerah, mereka berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-69’ setelah Hakan Calhanoglu melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti hasil umpan dari Sucic. Tendangan pemain Turki tersebut masuk ke pojok kiri gawang Como.
Inter Milan akhirnya bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-86’ Petar Sucic kembali menjadi aktor dengan melepaskan umpan akurat ke dalam kotak penalti. Bola tersebut kemudian disambut oleh Hakan Calhanoglu untuk menjadi gol keduanya di laga ini.
Hakan Calhanoglu bermain apik di laga tersebut dengan mencetak dua gol dan satu assist. Permainannya menanjak pada babak kedua saat Petar Sucic masuk ke dalam lapangan, dan pemain muda Kroasia tersebut juga sebenarnya layak untuk menjadi pemain terbaik dengan satu gol dan dua assist.
Como (3-4-2-1): Butez; Kempf, Carlos, Ramon; Valle, Da Cunha, Perrone, Van der Brempt; Baturina, Paz; Douvikas
Manajer: Fabregas
Match Highlights
32’ GOL – COMO – Como berhasil membuka keunggulan melalui gol yang dicetak oleh Baturina usai menerima umpan dari Van der Brempt.
48’ GOL – COMO – Di awal babak kedua, Como berhasil menggandakan keunggulan melalui gol Da Cunha setelah meneruskan umpan Nico Paz.
69’ GOL – INTER – Inter memperkecil ketertinggalan melalui tendangan keras Hakan Calhanoglu dari luar kotak penalti dan gagal diamankan oleh Butez.
86’ GOL – INTER – Hakan Calhanoglu berhasil menyamakan kedudukan setelah menyambut umpan Petar Sucic dengan sundulannya.
89’ GOL – INTER – Setelah dua kali melakukan assist untuk gol Hakan Calhanoglu, kali ini Sucic berhasil mencetak gol dengan melepaskan tendangan kerasnya.